Meskipun beberapa penerbangan internasional saat ini terdampak, operasional trekking dijadwalkan berjalan normal. Tersedia opsi penjadwalan ulang yang fleksibel untuk semua tamu.
Gunung Rinjani saat ini tutup karena penutupan musiman rutin. Gunung ini akan resmi dibuka kembali pada 1 April 2026. Penutupan musiman ini adalah bagian dari manajemen taman nasional untuk memastikan keselamatan, pemulihan jalur, dan kelestarian lingkungan.
Tidak ada masalah keamanan di Gunung Rinjani atau Lombok sendiri. Destinasi ini tetap aman dan siap untuk aktivitas trekking setelah musim dibuka kembali. Kekhawatiran perjalanan saat ini terkait dengan gangguan penerbangan internasional di wilayah tertentu, bukan pada destinasinya.
Wisatawan Eropa: Tren Pemesanan Saat Ini
Banyak wisatawan Eropa saat ini mengambil pendekatan hati-hati saat merencanakan perjalanan mereka. Tamu berada dalam posisi "tunggu dan lihat" dan keputusan akhir sering dibuat sekitar 1 minggu sebelum keberangkatan. Wisatawan memantau pembaruan maskapai sebelum mengonfirmasi. Hal ini sangat dapat dimaklumi, dan kami sepenuhnya mendukung pengambilan keputusan yang fleksibel untuk rencana perjalanan Anda.
Penerbangan Alternatif dari Eropa ke Indonesia
Meskipun beberapa rute terdampak, penerbangan dari Eropa ke Indonesia masih tersedia melalui hub transit Asia utama: Singapura, Kuala Lumpur, Jakarta, Bali, dan Beijing. Jadwal penerbangan dapat berubah, jadi kami sarankan untuk memeriksa langsung dengan maskapai Anda untuk pembaruan terkini.
Kebijakan Pemesanan Fleksibel – Trekking Rinjani 2026
Penjadwalan Ulang Tanggal Terbuka Hingga Akhir 2027. Untuk mendukung tamu kami selama periode yang tidak pasti ini, kami menawarkan opsi pemesanan yang fleksibel:
- Tunda tanggal trekking Anda
- Simpan pemesanan Anda sebagai tanggal terbuka
- Jadwalkan ulang kapan saja hingga Desember 2027
Ini memungkinkan Anda merencanakan perjalanan dengan percaya diri dan tenang.
Jangan ragu untuk menghubungi Rinjani Trekking Center kapan saja untuk mendapatkan bantuan.
English
Indonesia
French
Dutch
Thai
Chinese