⛰️

Rinjani Trekking Center

Menyiapkan Petualangan Rinjani Anda…

+6285337511869 info@rinjanitrekkingcenter.com

Info Rinjani

Taman Nasional Gunung Rinjani terkadang ditutup karena alasan keamanan atau konservasi, seperti hujan lebat, pemeliharaan jalur, aktivitas vulkanik, atau operasi penyelamatan darurat. Di bawah ini Anda dapat menemukan pembaruan resmi terbaru dan arsip lengkap pengumuman sebelumnya.

Dibuka Sebagian

Trekking Rinjani Dibuka Kembali: Jalur Senaru Resmi Buka

Terakhir Diperbarui:

Taman Nasional Gunung Rinjani secara resmi membuka kembali rute trekking Senaru mulai 3 Oktober 2026, menyusul selesainya kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan penilaian keselamatan yang dilakukan oleh Balai Taman Nasional (TNGR) dan pemangku kepentingan terkait.

Pengumuman terbaru menegaskan pembukaan kembali rute Senaru, yang memungkinkan kegiatan trekking dilanjutkan setelah penutupan sementara akibat kebakaran hutan yang mempengaruhi area Torean dan Senaru.

Namun, rute trekking Torean masih ditutup sementara. Pendaki harus memeriksa ketersediaan rute terbaru sebelum menyelesaikan pengaturan trekking mereka.

Pengumuman Resmi Terbaru dari TNGR

Menurut pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh Taman Nasional Gunung Rinjani:

  • Nomor Pengumuman: PG.8/T.39/TU/KSA.04.01/B/10/2026

  • Subjek: Pembukaan Kembali Rute Trekking Senaru

  • Tanggal Dikeluarkan: 2 Oktober 2026

  • Tanggal Berlaku: 3 Oktober 2026

Setelah penilaian independen yang dilakukan antara 30 September dan 1 Oktober 2026, TNGR mengonfirmasi bahwa kegiatan pemadaman kebakaran hutan di area yang terdampak telah selesai.

Penilaian tersebut melibatkan TNGR dan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk mengevaluasi kondisi kebakaran, infrastruktur trekking, dan keselamatan pengunjung sebelum membuka kembali rute.

Berdasarkan penilaian tersebut, rute trekking Senaru secara resmi diizinkan untuk dibuka kembali mulai 3 Oktober 2026.

Status Rute Trekking Gunung Rinjani Saat Ini

Rute Senaru – DIBUKA

Rute trekking Senaru secara resmi dibuka kembali pada 3 Oktober 2026.

Kegiatan trekking dapat dilanjutkan setelah selesainya pemadaman kebakaran dan penilaian keselamatan.

Ini berarti tamu yang sebelumnya harus mengubah pengaturan trekking mereka karena penutupan Senaru dapat kembali mempertimbangkan Senaru sebagai rute masuk atau keluar trekking mereka, dengan tunduk pada tiket yang tersedia dan peraturan yang berlaku.

Rute Torean – DITUTUP SEMENTARA

Rute trekking Torean masih ditutup sementara menyusul situasi kebakaran hutan di area tersebut.

Pendaki tidak boleh menggunakan rute Torean sampai pengumuman pembukaan kembali resmi dikeluarkan oleh TNGR.

Untuk tamu yang merencanakan trek yang melibatkan Torean, kami menyarankan untuk memeriksa dengan operator trekking mereka untuk rute alternatif yang tersedia.

Rute Trekking Lainnya

Menurut pengumuman TNGR terbaru, lima rute trekking dibuka kembali dalam kondisi operasi normal menyusul kebijakan pembukaan terbatas sebelumnya:

  • Sembalun

  • Senaru

  • Timbanuh

  • Tetebatu

  • Aik Berik

Namun, rute Torean masih tunduk pada penutupan sementaranya yang terpisah.

Pemesanan Online dan Pendaftaran Trekking

TNGR telah mengumumkan bahwa pendaftaran dan pemesanan online untuk kegiatan trekking melalui aplikasi eRinjani akan dilanjutkan mulai 3 Oktober 2026 pukul 06.00 WITA.

Pendaki harus menyelesaikan pendaftaran mereka melalui aplikasi eRinjani resmi dan mematuhi peraturan taman nasional yang berlaku.

Ketersediaan rute dan kuota trekking tetap tunduk pada sistem pemesanan resmi.

Apa Artinya Ini untuk Trek Anda yang Akan Datang?

Untuk tamu dengan reservasi trekking Gunung Rinjani yang akan datang, pembukaan kembali Senaru memberikan fleksibilitas tambahan saat mengatur rencana perjalanan trekking.

Tamu yang awalnya berencana memulai atau mengakhiri trek mereka melalui Senaru sekarang dapat melanjutkan dengan rute asli mereka, dengan tunduk pada tiket yang valid dan konfirmasi ketersediaan.

Untuk rencana perjalanan yang melibatkan Torean, pengaturan alternatif mungkin masih diperlukan selama rute tetap ditutup.

Di Rinjani Trekking Center, kami terus memantau pengumuman resmi dari TNGR dan mengoordinasikan pengaturan trekking sesuai dengan peraturan terbaru dan kondisi keselamatan.

Komitmen Kami untuk Trekking yang Aman

Keselamatan tamu, pemandu, dan porter kami tetap menjadi prioritas kami.

Meskipun kegiatan trekking telah dilanjutkan di rute yang dibuka kembali, semua pengunjung harus mengikuti instruksi resmi dari petugas TNGR dan menghormati pembatasan apa pun yang diberlakukan di dalam taman nasional.

Kami menyarankan untuk memeriksa status trekking terbaru sebelum keberangkatan Anda, karena akses rute dan peraturan dapat berubah sesuai dengan penilaian keselamatan dan keputusan resmi.


Ringkasan Status Trekking Saat Ini

Gunung Rinjani: DIBUKA
Rute Senaru: DIBUKA – Mulai 3 Oktober 2026
Rute Torean: DITUTUP SEMENTARA
Rute Sembalun: DIBUKA
Rute Timbanuh: DIBUKA
Rute Tetebatu: DIBUKA
Rute Aik Berik: DIBUKA

Referensi Resmi Terbaru: Pengumuman TNGR No. PG.8/T.39/TU/KSA.04.01/B/10/2026, tanggal 2 Oktober 2026.

Informasi ini berdasarkan pengumuman resmi terbaru yang tersedia pada saat publikasi dan tetap tunduk pada pembaruan lebih lanjut dari Taman Nasional Gunung Rinjani.

Arsip Informasi

25 September 2026
Dibuka Sebagian
Gunung Rinjani dibuka sebagian. Rute Senaru dan Torean ditutup sementara, sedangkan rute Sembalun tetap beroperasi dengan pembatasan kuota dan standar keselamatan.
Baca Selengkapnya →
23 September 2026
Dibuka Sebagian
Cek status pendakian Gunung Rinjani 2026 terbaru, informasi penutupan sementara rute Torean, rute yang tersedia, pembaruan keamanan, dan regulasi TNGR.
Baca Selengkapnya →
01 September 2026
Buka Terbatas
Update pendakian Rinjani Sept 2026: Buka terbatas. Cek aturan terbaru TNGR, batas waktu booking tiket, dan panduan keselamatan kebakaran di sini.
Baca Selengkapnya →
01 April 2026
Dibuka Sepenuhnya
Gunung Rinjani resmi dibuka kembali mulai 1 April 2026! Nikmati keindahan alamnya dengan standar keamanan baru dan asuransi premium wajib. Siapkan petualanganmu!
Baca Selengkapnya →
05 Maret 2026
Ditutup Tahunan (Segera Dibuka)
Izin pendakian Gunung Rinjani tahun 2026 dibuka pada 6 Maret untuk pendakian yang dimulai tanggal 1 April. Semua pendaki wajib memiliki asuransi premium yang mencakup biaya evakuasi helikopter.
Baca Selengkapnya →
01 Januari 2026
Ditutup Tahunan
⚠️ Gunung Rinjani Saat Ini Ditutup
Penutupan tahunan untuk konservasi • 1 Jan – 31 Mar 2026
Diperkirakan dibuka mulai 1 April 2026
Baca Selengkapnya →
22 Desember 2025
Dibuka Sepenuhnya (Segera Ditutup)
Gunung Rinjani akan segera ditutup mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026 untuk program keselamatan dan pemulihan ekosistem tahunan. Jalur pendakian masih terbuka saat ini, silakan atur rencana perjalanan Anda.
Baca Selengkapnya →
11 Agustus 2025
Dibuka Sepenuhnya
Sesuai dengan pengumuman sebelumnya, Taman Nasional Gunung Rinjani telah dibuka sepenuhnya pada hari ini, 11 Agustus 2025, dengan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baru.
Baca Selengkapnya →
09 Agustus 2025
Ditutup Sementara untuk Pemeliharaan (Segera Dibuka)
Setelah melalui proses evaluasi intensif dan peningkatan menyeluruh terhadap pengelolaan pendakian, pihak berwenang mengumumkan pada hari ini, 9 Agustus 2025, bahwa Taman Nasional Gunung Rinjani akan dibuka kembali mulai 11 Agustus 2025.
Baca Selengkapnya →
01 Agustus 2025
Ditutup Sementara untuk Pemeliharaan
Sesuai dengan pengumuman sebelumnya, Taman Nasional Gunung Rinjani ditutup sementara pada hari ini, 1 Agustus 2025, untuk keperluan inspeksi dan evaluasi jalur pendakian.
Baca Selengkapnya →
22 Juli 2025
Ditutup Sebagian untuk Pemeliharaan
Pihak berwenang mengumumkan bahwa inspeksi dan evaluasi jalur akan dilakukan setelah 11 hari kegiatan pemeliharaan. Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh pintu masuk dan jalur pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani akan ditutup mulai 1 Agustus hingga 10 Agustus 2025.
Baca Selengkapnya →
17 Juli 2025
Ditutup Sebagian untuk Pemeliharaan
Pihak berwenang mengumumkan penangguhan sementara penjualan tiket pendakian baru ke Gunung Rinjani. Keputusan ini diambil menyusul dua kejadian kecelakaan pendakian yang terjadi secara berurutan di jalur dari Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak. Sebagai dampaknya, jalur dari Pelawangan Sembalun ke danau juga ditutup.
Baca Selengkapnya →
28 Juni 2025
Dibuka Sepenuhnya
Sebelumnya, puncak Gunung Rinjani ditutup untuk umum guna mendukung proses evakuasi korban kecelakaan di jalur menuju puncak. Saat ini, puncak Gunung Rinjani telah dibuka sepenuhnya untuk pengunjung.
Baca Selengkapnya →
24 Juni 2025
Ditutup Sebagian untuk Evakuasi (Segera Dibuka)
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani telah mengumumkan penutupan sementara Puncak Gunung Rinjani. Penutupan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pengunjung dan tim evakuasi, serta menjaga kondisi yang aman dan kondusif di area evakuasi. Proses evakuasi telah berlangsung sejak Sabtu, 21 Juni 2025.
Baca Selengkapnya →
03 April 2025
Dibuka Sepenuhnya
Sesuai dengan rencana, Taman Nasional Gunung Rinjani telah dibuka sepenuhnya mulai hari ini, dan kebijakan Rinjani Zero Waste resmi diberlakukan.
Baca Selengkapnya →
24 Maret 2025
Ditutup Tahunan (Segera Dibuka)
Pihak berwenang mengumumkan bahwa Taman Nasional Gunung Rinjani akan dibuka kembali sesuai jadwal tahun ini. Taman nasional telah ditutup sejak 1 Januari dan direncanakan dibuka kembali pada 3 April 2025.
Baca Selengkapnya →
01 Januari 2025
Ditutup Tahunan
Sesuai dengan pengumuman sebelumnya, Taman Nasional Gunung Rinjani ditutup mulai hari ini. Penutupan tahunan ini dilakukan karena musim hujan serta untuk keperluan pemulihan lingkungan.
Baca Selengkapnya →
20 Desember 2024
Dibuka Sepenuhnya (Segera Ditutup)
Pihak berwenang telah mengumumkan bahwa penutupan tahunan Taman Nasional Gunung Rinjani tahun 2025 akan berlangsung mulai 1 Januari hingga 2 April 2025. Penutupan musiman ini dilakukan demi alasan keselamatan dan pemulihan lingkungan.
Baca Selengkapnya →
↓ Explore
Chat