Satu hal yang perlu diingat saat bepergian ke suatu tempat adalah penduduknya. Saat Anda pergi mendaki Gunung Rinjani, banyak pemandu dan porter yang menemani Anda adalah penduduk setempat. Mengunjungi desa-desa di dekat Gunung Rinjani memungkinkan Anda merasakan komunitas lokal dan budaya masyarakat adat pulau ini.
Dua desa penting akan meningkatkan pengalaman Anda saat bepergian ke Lombok. Ada desa Senaru di kecamatan Bayan di Lombok Utara. Ada juga Sembalun di Lombok Timur. Keduanya menawarkan pengalaman yang berbeda dalam perjalanan Anda. Mari pelajari lebih lanjut tentang masyarakat dan budaya di dekat Gunung Rinjani.
Siapa Masyarakat Adat Lombok?
Masyarakat adat Lombok adalah suku Sasak, kelompok etnis terbesar di pulau ini. Banyak komunitas Sasak tinggal di desa-desa seperti Senaru dan Sembalun, yang berfungsi sebagai pintu gerbang populer menuju Gunung Rinjani. Senaru terletak di bagian utara Lombok di kecamatan Bayan dan dikaitkan dengan hutan hujan. Sembalun, di sisi lain, berada di bagian timur Lombok. Udara di sana lebih sejuk karena ketinggiannya dan dikelilingi oleh perbukitan dan lahan pertanian.
Baik desa Senaru maupun Sembalun adalah pintu masuk ke Gunung Rinjani. Masuk melalui Sembalun adalah rute yang lebih pendek menuju puncak, yang membuatnya cukup populer. Di sisi lain, masuk melalui desa Senaru memungkinkan Anda pergi ke danau dan air terjun di dekatnya. Penduduk yang tinggal di Senaru dan Sembalun menopang penghidupan mereka dengan beberapa cara.
Bertani berbagai jenis tanaman. Sembalun terkenal dengan perkebunan stroberinya, sementara Senaru terkenal dengan perkebunan kopinya.
Menjadi pemandu trek.
Bekerja sebagai porter untuk wisatawan.
Pemilik homestay.
Masyarakat Sasak tinggal di rumah-rumah beratap jerami dan memakan hasil tani lokal dari kebun mereka. Komunitas lokal berbicara dalam bahasa Sasak, dan mereka memiliki keterampilan tinggi dalam seni menenun. Nama Sasak berasal dari kata sak sak, yang berarti satu per satu. Sèsèk adalah tindakan menenun dalam bahasa Sasak. Nama Sèsèk berasal dari menenun benang satu per satu.
Masyarakat Bayan
Bersama dengan masyarakat Sasak tinggal masyarakat Bayan. Bayan adalah sebuah kecamatan di Lombok Utara, dan salah satu desa di kecamatan tersebut adalah Senaru. Suku Bayan adalah subkelompok dari suku Sasak, dan mereka berbeda dalam keyakinan agama mereka. Sementara mayoritas suku Sasak beragama Islam, masyarakat Bayan mempraktikkan Islam secara berbeda dari kepercayaan Wetu Telu.
Wetu Telu adalah versi Islam yang lebih tradisional dengan campuran kepercayaan lokal kuno. Mereka percaya pada roh leluhur dan kekuatan dalam benda-benda suci. Jumlah penganut Wetu Telu semakin berkurang seiring waktu karena komunitas lokal perlahan-lahan masuk Islam. Masyarakat Bayan memiliki minat untuk melestarikan kepercayaan ini untuk generasi mendatang.
Peran Masyarakat Lokal dalam Trekking
Penduduk di Senaru dan Sembalun tinggal di dekat Gunung Rinjani. Akibatnya, banyak penduduk bekerja di industri trekking sebagai pemandu, porter, dan penyedia jasa pariwisata. Gunung Rinjani modern terkenal di seluruh dunia, dan banyak yang ingin mendakinya karena berbagai alasan. Pariwisata global ini membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Namun, bisnis pariwisata yang muncul di sini bukan hanya sekadar industri. Orang-orang yang bekerja sebagai porter dan pemandu sedang menafkahi keluarga dan ekonomi lokal. Saat wisatawan berpartisipasi dalam perdagangan dengan masyarakat, mereka secara langsung mendukung penduduk lokal yang tinggal dan bekerja di Lombok. Saat Anda bepergian ke sini, pesanlah pemandu lokal, karena mereka memiliki pengetahuan mendalam, dan Anda akan mendapatkan pengalaman yang lengkap.
Bersikap hormat kepada masyarakat lokal
Dengan berkembangnya industri pariwisata di dekat Gunung Rinjani, banyak bisnis baru telah muncul. Trekking gunung hanyalah salah satu bagian darinya. Meskipun Anda dapat menginap di hotel selama perjalanan, Anda juga dapat memilih homestay dengan penduduk setempat. Anda juga dapat menikmati masakan lokal dan mendapatkan beberapa hadiah buatan tangan.
Namun, Anda harus tetap hormat kepada masyarakat lokal. Mereka membantu memelihara jalur trekking, fasilitas pengunjung, dan lingkungan sekitar. Anda dapat menunjukkan penghargaan Anda dengan menjaga kebersihan jalur. Bawalah kantong plastik sekali pakai untuk sampah Anda. Meskipun Anda tidak berkewajiban membersihkan semuanya di sana, setidaknya Anda tidak boleh menambah kekacauan.
Pesan Perjalanan dengan Rinjani Trekking Center untuk Pengalaman yang Tak Terlupakan
Sekarang Anda tahu tentang komunitas lokal yang tinggal di dekat Gunung Rinjani. Anda lebih siap untuk menghargai keindahan gunung dan juga masyarakatnya. Mempelajari dan berinteraksi dengan masyarakat Sasak pasti akan memperkaya perjalanan Anda di Lombok. Keramahan dan budaya mereka akan membuat perjalanan Anda terasa lebih bermakna.
Rinjani Trekking Center adalah penyedia tur tepercaya Anda untuk semua kebutuhan trekking Gunung Rinjani Anda. Kru trekking berpengalaman kami telah mendampingi wisatawan selama beberapa dekade. Perjalanan hiking Anda di Lombok akan jauh lebih aman dengan tim lokal kami. Pesan petualangan trekking Gunung Rinjani Anda dengan RTC melalui situs web kami hari ini agar Anda dapat merasakan perjalanan paling tak terlupakan.
English
Indonesia
French
Dutch
Thai
Chinese