⛰️

Rinjani Trekking Center

Menyiapkan Petualangan Rinjani Anda…

+6285337511869 info@rinjanitrekkingcenter.com

Berita Update

Sejarah Gunung Rinjani: Dari Gunung Berapi Purba Menuju Jalur Pendakian Populer

By Rhiannon Wilson 12 Juli 2026

Banyak orang datang dari seluruh dunia untuk mendaki Gunung Rinjani. Selain mendaki gunung, pengunjung juga dapat menjelajahi atraksi seperti air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep di dekat desa Senaru di kaki Rinjani. Saat Anda mendaki melalui Rinjani, Anda akan melihat Danau Segara Anak. Menarik untuk mempelajari lokasi dan sejarah trek Gunung Rinjani.

Di luar keindahan alamnya, Gunung Rinjani juga kaya akan budaya dan tradisi lokal. Lombok adalah rumah bagi suku Sasak, dan mereka memiliki sejarah mendalam yang terkait dengan gunung ini. Generasi telah hidup sepanjang hidup mereka di dekat Rinjani. Penduduk setempat telah mengumpulkan pengetahuan dan pengalaman turun-temurun tentang gunung ini. Di zaman modern, banyak penduduk setempat sekarang membantu wisatawan dengan menjadi pemandu trekking dan porter ke Rinjani.

Menarik, bukan? Bepergian ke Lombok bukan hanya tentang pendakian gunung tetapi juga tentang sejarah trek Gunung Rinjani. Meskipun sekarang menjadi salah satu destinasi trekking paling populer di Indonesia, tidak selalu demikian. Rinjani adalah situs suci bagi masyarakat Lombok. Seiring waktu, tempat ini telah menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal.

Sejarah Awal Gunung Rinjani

Sebelum letusan tahun 1257, gunung berapi kuno Gunung Samalas membentuk bagian dari kompleks vulkanik yang sekarang mencakup Gunung Rinjani. Itu adalah gunung berapi yang jauh lebih besar yang dikenal sebagai Gunung Samalas. Pada tahun 1257, Gunung Samalas meletus, dan letusan tersebut menghancurkan sebagian besar gunung. Kesaksian mata tentang letusan tersebut tercatat dalam Babad Lombok, sebuah naskah tradisional yang ditulis di atas daun lontar kering.

Letusan Gunung Samalas meninggalkan kaldera besar, yang sekarang dikenal sebagai Danau Segara Anak. Puncak vulkanik yang masih tersisa termasuk Gunung Rinjani dan beberapa kerucut vulkanik yang lebih muda di dalam kaldera. Rinjani telah meletus beberapa kali selama bertahun-tahun, dan di zaman modern, hal ini dapat mengganggu industri pariwisata. Berikut adalah garis waktu singkat letusan Gunung Rinjani.

  • 1257 – Letusan dahsyat Samalas membentuk kaldera yang sekarang menjadi Danau Segara Anak.

  • 1847 – Letusan historis pertama yang terkonfirmasi di Rinjani, dengan letusan berikutnya terjadi dari kerucut Barujari di dalam kaldera.

  • 1901–1966 – Beberapa letusan terkonfirmasi terjadi di Barujari, menghasilkan awan abu dan aliran lava sesekali.

  • 1994–2016 – Beberapa letusan dari Barujari menyebabkan penutupan trekking sementara dan peningkatan pemantauan vulkanik. Periode letusan yang terkenal terjadi pada 1994–95, 2004, 2009, 2010, 2015, dan 2016.

  • Saat ini, kompleks vulkanik Rinjani tetap menjadi gunung berapi aktif yang terus dipantau. Taman Nasional Gunung Rinjani melindungi ekosistem unik gunung berapi, warisan budaya, dan jalur trekking sambil mendukung pariwisata berkelanjutan.

Mengapa Gunung Rinjani Dianggap Suci?

Rinjani dianggap suci karena masyarakat Lombok percaya bahwa dewi Dewi Anjani bersemayam di pegunungan. Sebelumnya, tidak banyak orang yang ingin mendaki Gunung Rinjani. Secara tradisional, banyak masyarakat lokal mengunjungi Gunung Rinjani terutama untuk tujuan ziarah atau spiritual daripada rekreasi.

Penduduk setempat percaya bahwa air panas dari Danau Segara Anak di dekat Gunung Rinjani memiliki kekuatan penyembuhan. Tradisi mereka menyatakan bahwa sumber air panas di dekatnya memiliki khasiat penyembuhan, dan banyak peziarah mandi di sana selama kunjungan keagamaan. Baik danau maupun gunung dianggap suci oleh masyarakat Sasak dan penduduk Hindu. Setiap tahun sekitar periode bulan purnama, penduduk setempat melaksanakan ritual Mulang Pakelem sepanjang hari.

Mulang Pakelem: Sebuah Ritual Suci di Gunung Rinjani

Mulang Pakelem adalah ritual Hindu yang diadakan di Danau Segara Anak. Tujuan dari ritual ini adalah untuk meminta keseimbangan di alam semesta dan keharmonisan antara manusia dan alam semesta. Bagian penting dari sejarah Gunung Rinjani adalah bahwa para peserta berjalan ke danau dan menyiapkan kuil sementara. Setelah itu, para peserta melakukan dua ritual pemurnian sebelum upacara utama.

Pertama, ritual Melaspas berfungsi untuk membersihkan tempat dari energi negatif. Kemudian, peserta melantunkan doa Nuhur untuk menarik dewa-dewa pelindung Gunung Rinjani. Setelah itu, ritual Yadnya Bumi Sudha dimulai. Upacara ini mencakup tarian tradisional sebagai bentuk penghormatan kepada para dewa. Setelah malam tiba, para peserta menempatkan sesajen, termasuk benda-benda simbolis yang terbuat dari emas atau perak, ke dalam danau.

Pariwisata Gunung Rinjani dari masa ke masa

Salah satu eksplorasi Eropa paling awal yang terdokumentasi adalah oleh naturalis Swiss Heinrich Zollinger pada tahun 1846. Ambisinya adalah untuk mencapai puncak dan akhirnya menjelajahi seluruh Gunung Rinjani, termasuk mengunjungi Danau Segara Anak. Namun, ia tidak menyelesaikan pendakian dan tidak mencapai danau karena kekurangan persediaan.

Bahkan pada tahun 1846, penduduk setempat berperan sebagai pemandu dan porter. Itu semata-mata karena mereka mengenal gunung ini seperti tidak ada yang lain. Tradisi ini telah berlanjut selama beberapa generasi dan tetap menjadi bagian penting dari budaya trekking Gunung Rinjani. Rute yang digunakan oleh porter dan pemandu trek untuk trekking dan pariwisata gunung sebenarnya adalah rute lama. Penduduk setempat telah menggunakan rute tersebut selama beberapa generasi.

Saat ini, Gunung Rinjani memiliki bisnis pariwisata yang besar di sekitarnya. Ini telah menciptakan banyak peluang kerja bagi penduduk setempat. Orang-orang menyediakan paket trekking dan menjadi porter dan pemandu trekking. Di luar bisnis trekking, ada juga usaha kerajinan tangan lokal dan usaha homestay. Wisatawan yang melakukan bisnis di sini berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal.

Pesan perjalanan Anda dengan mudah bersama Rinjani Trekking Center

Bagaimana gunung dan danau terbentuk adalah bagian dari apa yang membuat Gunung Rinjani begitu mempesona. Selain itu, masyarakat dan budaya mereka akan memperkaya perjalanan Anda di Lombok. Namun, sama menariknya dengan mendaki Gunung Rinjani. Mengetahui sejarah Gunung Rinjani akan membuat Anda lebih menghargai pendakian.

Rinjani Trekking Center adalah salah satu operator trekking terkemuka untuk Gunung Rinjani. Pemandu lokal berpengalaman kami telah mendampingi trekker selama beberapa dekade. Kami akan fokus pada keselamatan Anda sehingga Anda dapat mendaki tanpa khawatir. Coba berbagai paket yang disediakan dan nikmati perjalanan Anda ke Rinjani. Pesan sekarang di situs web RTC untuk pengalaman yang tak terlupakan.

Explore
Chat